Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

SEJARAH PENCIPTAAN BATERAI LITHIUM ION

  Goodenough, Whittingham, dan Yoshino adalah tiga ilmuwan yang mengembangkan baterai lithium-ion pada era 1970 dan 1980-an. Pengembangan baterai ini bermula pada 1970 saat Whittingham menemukan cara untuk membuat katoda yang bagus dari material titanium disulfida. Katoda adalah satu dari dua kutub pada baterai selain anoda. Katoda buatan Whittingham memang bagus untuk digunakan pada baterai lithium-ion, namun kutub anoda-nya dibuat dari metallic lithium yang bersifat reaktif dan gampang meledak. Pada 1980, Goodenough kemudian meneruskan pekerjaan Whittingham dengan menggunakan material kobalt oksida untuk membuat katoda. Ini membuat voltase baterai menjadi bertambah dua kali lipat. Sementara Whittingham dan Goodnough mengembangkan katoda, Yoshino mengembangkan anoda. Ia mengganti material lithium metal yang gampang meledak dengan petroleum coke. Akhirnya, jadilah baterai yang ion-ionnya bergerak melintasi sirkuit baterai yang menghasilkan daya pada perangkat di mana baterai itu di...

SEJARAH LAWANG SEWU

Gambar
(image source heritage.kai.id)   Lawang Sewu atau yang berarti ‘seribu pintu’ ternyata tidak benar-benar memiliki 1.000 buah pintu dalam bangunannya. Istilah Jawa ‘lawang sewu’ digunakan sebagai kiasan karena bangunan ini memiliki banyak pintu dan jendela besar yang menyerupai pintu hingga seolah-olah bangunan ini memiliki pintu yang berjumlah 1.000 buah. Lawang Sewu yang terletak di kawasan Tugu Muda-Semarang sebetulnya hanya memiliki 429 buah pintu dengan gaya arsitektur Belanda. Gedung bersejarah milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini dulunya merupakan kantor pusat perusahaan kereta api swasta bernama Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Gedung seluas 18.232 m2 ini dibangun secara bertahap mulai tanggal 27 Februari 1904 hingga Juli 1907. Pada perkembangannya dibangun pula gedung tambahan di sekitarnya pada tahun 1916-1918. Bangunan ini dirancang oleh dua orang arsitektur Amsterdam bernama Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B. J. Ouendag dengan elemen utama berupa ...

BANDUNG LAUTAN API

Gambar
         (source foto liputan6.com) Dalam perjuangan kemerdekaan di Indonesia, ada banyak peristiwa heroik yang menandakan adanya perlawanan sengit para pejuang terhadap penjajah di tengah keterbatasan yang ada. Salah satunya adalah peristiwa heroik yang terjadi di Bandung, Jawa Barat yang dikenal dengan Sebutan “Bandung Lautan Api”. Mungkin sebagian dari kalian ada yang sudah mendengar dan mengetahuinya, namun tidak salah bila kita  refresh  kembali untuk mengetahui sejarah singkat dari peristiwa heroik Bandung Lautan Api. Selain untuk menambah pengetahuan, mengingat perjuangan para pahlawan juga dapat menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air. Bandung Lautan Api adalah peristiwa dibumi hanguskannya kota Bandung provinsi Jawa Barat pada 23 Maret 1946. Hal ini terjadi karena mencegah tentara sekutu dan tentara Netherlands Indies Civiele Administration (NICA)  Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam perang...

Peristiwa Rengasdengklok dan Perumusan Teks Proklamasi

Gambar
Peristiwa Rengasdengklok dan Perumusan Teks Proklamasi   Perjuangan menuju proklamasi kemerdekaan indonesia memuncak karena dorongan golongan muda. baik golongan tua maupun golongan muda sama-sama berpendapat bahwa kemerdekaan indonesia harus segera diproklamasi. namun, kedua golongan tersebut memiliki cara yang berbeda dalam melaksanakan proklamasi. golongan tua berpendapat bahwa indonesia dapat merdeka tanpa pertumpahan darah hanya jika tetap bekerja sama dengan jepang. mereka menggantungkanproklamasi kemerdekaan indonesia pada rapat panitia persiapan kemerdekaan indonesia (PPKI) yang diputuskan oleh jendral besar Terauchi. Sementara itu, golongan muda tidak sependapat dengan golongan tua. Golongan muda menganggap PPKI adalah badan organisasi milik jepang yang harus tunduk pada keinginan jepang. Golongan muda menghendaki terlaksananya proklamasi kemerdekaan dengan kekuatan sendiri dan tidak bergantung dengan jepang.    Adanya perbedaan paham antara kedua golongan itulah...